Handphone, benda yang satu ini sepertinya sudah menjadi salah satu kebutuhan penting bagi setiap orang. Mulai dari anak-anak sampai orang tua, eksekutif muda sampai abang becak yang mangkal di depan komplek perumahan semua menikmati keberadaannya yang memberikan berbagai kemudahan.
Menghubungi ojek atau becak, tinggal telpon atau kalau mau lebih murah pakai sms saja. Anak-anak pulang sekolah atau les, tinggal telpon untuk di jemput. Ibu-ibu yang bingung mau masak apa untuk makan siang keluarga, tinggal klik smartphone saja untuk mengetahui berbagai resep yang diinginkan. Dalam sekejab, aneka masakan ala kreasi chef profesional tersaji.
Senin, 01 Februari 2016
Senin, 25 Januari 2016
Sebuah Kisah Klasik Tentang Persahabatan
Sepatu akan nyamai dipakai kalau berpasangan. Kiri dan kanan.
Dia tidak akan sempurna jika kita kenakan bersebelahan. Hanya kiri, atau kanan
saja. Begitu pun persahabatan
Aku pernah beranggapan
bahwa teman sejati atau sahabat adalah orang yang cocok, selalu berpendapat
sama dan sejalan dengan kita. Itu salah satu yang melandasi aku untuk
“selektif” memilih teman sejak jaman sekolah dulu. Jangan terburu-buru apriori
dengan kata “selektif” itu. Maksudku, aku cari ‘aman” saja. Gak mau akhirnya
terjebak konflik dengan orang yang terlanjur menjadi akrab.
Jumat, 18 Desember 2015
Bercermin Pada Ibu
Melihat ibu itu seperti bercermin. Ada banyak kesamaan pada kami, sama-sama keras kepala, perfeksionis dan berkemauan keras. Mungkin karena itu yang membuat kami klop. Jadi tau bagaimana harus menghadapi sifat masing-masing.
Langganan:
Postingan (Atom)