Minggu, 20 Desember 2020

Mengenal Aksesoris Dan Pelengkap Pengantin Sunda Siger

Pengantin Sunda Siger


Sanggulnya tampak menawan, bentuknya simetris agak lonjong dengan lilitan ronce melati nan segar yang menebarkan aroma khas "pengantin". Orang menyebutnya dengan Sanggul Puspasari. Yang gak kalah menonjol adalah pelengkapnya, berupa hiasan mahkota megah yang disebut Siger dengan tujuh kembang goyang membuat penampilan pengantin Sunda Siger selalu tampak mewah nan megah. 


Setiap orang pasti memimpikan hari pernikahan yang istimewa. Pengantin layaknya raja dan ratu sehari yang menjadi pusat perhatian para tamu undangan. Memilih konsep yang tepat untuk hari paling bersejarah dalam hidup dan membuatnya berkesan. Tata rias pengantin tradisional Sunda Siger bisa jadi salah satu alternatifnya. 

Berikut ini ada beberapa asessoris penunjang yang melengkapi dan menjadi ciri khas Pengantin Sunda Siger yang perlu kamu ketahui. 

1. Sanggul Puspasari

Berbeda dengan sanggul - sanggul yang biasa kita lihat pada pengantin adat Jawa lainnya, Sanggul Puspasari memiliki bentuk simetris yang agak lonjong. Berbeda dengan sanggul Jawa, jabing/sunggarnya dibuat 2/3 menutupi telinga. Dilengkapi dengan ronce bunga melati segar menambah aura pengantinnya.



2. Kembang Turi
Adalah rambut di bagian pelipis yang dibentuk setengah lingkaran menghadap keluar. Disebut kembang turi karena bentuknya melengkung menyerupai kembang turi yang masih kuncup.



3. Siger
Salah satu yang membuat istimewa dan menyolok adalah pemakaian Siger. Siger merupakan hiasan atau asessoris pengantin yang serupa dengan mahkota dan terbuat dari logam. Berat Siger bisa mencapai satu kilogram dan bahkan lebih, tergantung model dan bahan yang dipakai. Siger memberi makna wibawa. Seorang wanita harus bisa menjaga sikap, bijaksana dan pintar memposisikan dirinya. Siger di lengkapi dengan sepasang klat bahu yang dipasang di lengan kanan dan kiri serta penetep yang dipasang di tengah sanggul. 



4. Kembang Goyang
Dengan lima kembang goyang menghadap depan dan dua menghadap belakang memberi makna bahwa perempuan harus terlihat cantik, baik dari segala sisi. Ini bukan hanya dari segi fisik ya, tapi meyangkut banyk aspek. Untuk Sunda Siger modifikasi biasanya hanya memakai lima atau tujuh kembang goyang menghadap depan saja. 

4. Turih Wajik
Ciri khas lain pada Pengantin Sunda Siger adalah hiasan di dahi, antara kedua alis berupa potongan daun sirih berbentuk belah ketupat yang disebut turih wajik yang bermakna penolak bala. 



5. Ronce Melati. 
Terdiri dari Mayang Sari yang di pasang menjuntai di sisi kiri sanggul. 
Mangle Susun/mangle 5 dara dipasang disisi kanan sanggul.
Pinti berupa roncean melati berbentuk pipih memanjang yang dipasang di atas sanggul, memanjang antara atas telinga kiri sampai telinga kanan. 
Pasung bunga berupa roncean melati berbentuk segitiga yang dipasang diatas Pinti. 



6. Kalung
Kalung yang dipakai pada Pengantin Sunda Siger berbentuk panjang dan menjuntai sampai dada. sampai bawah dada. 

Nah, jadi tau kan asessoris dan perlengkapan yang dipakai pada pengantin Sunda Siger. Btw, kalau ada yang udah punya planning menikah dalam waktu dekat bisa banget koq hubungi aku buat nge-hire jadi MUA nya😜
Referensi foto wedding lainnya silahkan bisa buka intagram aku di https://www.instagram.com/ila.yatifa/
atau bisa langsung hubungi kontak di bio ya.... 





Rabu, 30 September 2020

Anak Gimbal Dieng, Sebuah Misteri Di Tengah Kemodernan





Dieng gak melulu tentang hawa sejuk, kabut dan pemandangan layaknya negeri di awan. Ada beberapa hal unik yang tidak akan pernah kamu temui di tempat lain. Salah satunya adalah keberadaan anak-anak istimewa berambut gimbal. Anak Gimbal Dieng.

Kamis, 16 April 2020

Sambut Ramadhan Bersama Tokopedia





Ramadhan sebentar lagi. Bulan yang paling di nanti umat Muslim. Dimana setiap amal perbuatan yang dilakukan akan dilipat gandakan pahala nya dan diberikan ampunan seluas-luasnya. Sebuah hadist bahkan mengatakan, tidurnya orang yang berpuasa itu adalah ibadah, diamnya adalah tasbih, do'anya adalah do'a yang mustajab dan pahala amalan ibadahnya pun akan dilipatgandakan. Itulah salah satu sebabnya dalam setiap do'a muslim selalu berharap akan dipertemukan lagi dengan Ramadhan.

Di mataku sendiri, Ramadhan selalu terlihat istimewa, tidak hanya sebatas ibadah wajib tapi juga kultur. Hal-hal yang jadi kebiasaan menyenangkan dan hanya ada saat Ramadhan. Munculnya iklan sirup dan sarung ditelevisi, sholat tarawih, kesibukan menyiapkan menu berbuka, pasar-pasar kaget yang bermunculan dan menjajakan takjil atau ramainya anak-anak bermain tongklek saat sahur. Tapi Ramadhan tahun ini akan sedikit berbeda. Kita beribadah di tengah pandemik Covid-19. Bahkan pemerintah memberikan anjuran untuk #dirumahsaja dan #TidakMudik guna mencegah semakin menyebarnya virus yang belum di temukan vaksin nya ini.